how can i be a leader ?
Syalom teman-teman..
Saya Meiman Mahasiswi dari Universitas Kristen Wacana Krida
(UKRIDA). Hari ini saya mau sharing kepada teman-teman tentang Leader In
Me.
Saya
dari kecil (SD, SMP Bahkan sampai SMK), saya tidak pernah memikirkan yang
namanya Menjadi Pemimpin itu seperti apa dan merencanakan apa yang mau dicapai
untuk masa depan. semenjak saya kuliah di Universitas UKRIDA, ada matakuliah
KEPEMIMPINAN KRISTEN. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karna saya di
pertemukan dengan seorang dosen matakuliah Kepemimpinan Kristen Yaitu Ibu DAESY
SANGER.
Ketika
saya belajar matakuliah ini, saya di ajarkan bagaimana mejadi seorang yang
Proactive, Merujujuk pada Tujuan Akhir, Mendahulukan Yang Utama, Berpikir
Menang/menang, Berusaha Mengerti terlebih Dahulu Baru Dimengerti, Mewujudkan
Sinergi Dan Asahlah Gergaji. Dari semua judul yang di ajarkan, semuanya sangat
penting untuk bisa belajar bagaimana menjadi Pemimpin yang sukses.
Sebelum
matakuliah ini berakhir, Dosen saya yaitu: Ibu Daesy memberikan kami kesempatan
untuk tes Kepribadian. Namun hasil tes tersebut, ternyata saya tergolong tipe
campuran yaitu C dan D. C lebih dominan dari D.
C : Secara umum adalah senang bekerja sama, lambat bertindak, menghindari resiko,menerima apa adanya, tidak memerintah, tidak suka protes atau pasrah, mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan rasional, berorientasi pada pada tugas, bersikap formal dan kurang akrab, mandiri, tertutup dan displin. Sedangkan
D
: Secara umum adalah Senang bersaing, cepat bertindak, berani mengambil resiko,
menuntut sesuatu, senang memerintah, suka protes, mengambil keputusan
berdasarkan pertimbangan rasional, berorientasi pada tugas, bersikap formal
cenderung kurang akrab, mandiri, tertutup dan berdisplin.
Tipe
ini dua-duanya saling membuat balance, ada Positifnya dan ada juga
Negatifnya.
Dari
hasil tes di atas, saya mengakui bahwa saya adalah orang senang bekerja sama.
Karena saya berpikir bahwa ketika saya bisa bekerja sama dengan orang lain,
saya tidak pernah merasa terbeban sendiri dalam hal apapun yang akan saya
hadapi. Saya senang menerima apa adanya, tidak pernah berkata bahwa semua yang
terjadi adalah "SALAH" justru saya sangat bersyukur ketika Tuhan
masih memberikan saya cobaan untuk membentuk kehidupan saya menjadi lebih
baik.
Saya orang yang suka mandiri, kenapa?
karena
di waktu saya masih kecil, orang tua saya mengajarkan saya banyak hal yang
menurut saya sangat memotivasi diri saya untuk bisa meraih apa yang saya
cita-citakan. Dari saya SD, SMP, SMK, saya tidak pernah menuntut orang tua saya
membiayai sekolah saya. Bukan karena orang tua saya tidak mampu membiayai saya,
tetapi saya ingin belajar mandiri dan berusaha untuk bisa melakukan apa yang
bisa menghasilkan uang untuk biaya sekolah sendiri seperti deres karet,
mengumpulkan buah kopi cokelat, Part time dan lain sebagainya. Bahkan sampai
saat ini saya kuliah dengan hasil kerja keras sendiri. Saya melakukan itu
semua, karena saya mau hidup berawal dari Nol, berusaha dari Nol dan jika nanti
kelak saya jadi Pemimpin, saya ingin punya cerita yang luar biasa yang bisa
memotivasi hidup orang lain baik itu adik-adik saya maupun orang-orang di
selilingku.
Dengan adanya pelajaran ini, saya sangat termotivasi dan banyak hal yang mengubah pikiran saya yang negatif menjadi positif. Saya baru mengerti bahwa hidup ini harus di asah terlebih dahulu dan memiliki kemauan untuk bisa di bentuk sehingga menjadi orang yang berguna dan punya masa depan yang Jelas.
Saya percaya bahwa Tuhan punya rencana yang lebih indah dalam hidupku.
Dan
saya juga percaya jika saya nanti bisa Menjadi seorang Pemimpin. Namun yang
harus saya lakukan dari sekarang adalah: Saya tidak pernah lupa bersyukur kepada
Tuhan atas apa yang Tuhan karuniakan kepada saya, tetap setia Melayani Tuhan
dengan talenta yang Tuhan berikan kepada saya untuk kemuliaanNya, bekerja keras
dan tidak pernah menyerah atau putus asa, karena saya percaya jika Tuhan selalu
memberikan saya jalan keluar di saat saya dalam kesusahan.
Terima
kasih buat Ibu Daesy Sanger...
Saya
sangat termotivasi dengan adanya pelajaran ini, saya berdoa dan berharap ibu
akan melihat saya menjadi seorang Pemimpin di masa depan. Tuhan selalu
memberkati Ibu dimana pun Ibu berada.
Thanks
Meiman
Kristiani Dohona
Saya juga tergolong tipe campuran,C lebih dominan daripada D wkwkwk
BalasHapus