Kamis, 28 September 2017

RENCANA HIDUP YANG SEDERHANA

Syalom teman-teman...
Hari ini saya akan membahas tentang RENCANA HIDUP YANG SEDERHANA. Nah, kira-kira apa saja sih yang kita rencanakan dalam hidup ini? Yuk kita bahas


Apa yang kamu rencanakan dalam masa hidupmu kedepan? Apa yang ingin kamu capai dimasa depanmu? dan Apa yang ingin kamu kenang dimasa tuamu nanti?.
Mungkin ini pertanyaan yang sangat sederhana sekali tetapi sangat menyentuh hati ketika kita benar-benar merenugkan perjalanan hidup kita sehari-hari.
Untuk mencapai rencana hidup ini sangat membutuhkan waktu yang cukup lama, karena banyak orang yang pemikiranya belum sampai sejauh itu, termasuk diri saya sendiri. Saya berfikir bahwa hidup hari ini adalah untuk hari ini saja, tidak pernah berfikir bagaimana kehidupan esok hari dan seterusnya. Mungkin selama ini kita hidup hanya bisa memikirkan apa yang terjadi hari ini dan menikmati apa yang ada sekarang seolah-olah dimana dunia membawa saya hidup seperti apa dan menjadikan saya seperti apa. No!!!

Sekarang saatnya saya mulai belajar dan berjuang untuk membuat rencana hidup yang sederhana untuk masa depan yang saya inginkan.

Pada saat saya umur 65 Tahun, saya akan tinggal di luar Negeri bersama pasangan hidup saya. Dan setiap paginya saya dengan pasangan saya sangat menikmati keindahan pandangan yang ada di sekitar, sangat merasa senang sekali dan hati yang sangat tenang. Pada saat itu saya mengenang kembali perjuangan yang saya lakukan. Ketika mengingat perjuangan yang sudah saya lewati rasanya sedih karena susah - senang, suka - duka, pahit - manisnya hidup ini semua harus dirasakan dan dilewati demi mencapai mimpi-mimpi saya. Dan sekarang saya berkata "Hidup Ini Sangat Indah", sangat bersyukur kepada Tuhan atas impian-impian yang sudah saya capai saat ini mulai dari Perjuangan membangun sebuah Gereja, membukan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa (EO) Otomotif, membantu orang yang lebih membutuhkan, terutama anak-anak Panti asuhan dan apa pun itu perjuangan yang sudah saya lakukan sehingga saya benar-benar menjadi berkat bagi banyak orang.

Namun bagaimana saya bisa melakukan itu semua? Mengapa saya bisa mencapai impian-impian itu?.
Sebelum nya mari kita belajar dari masa lalu, mengingat kembali apa yang sudah kita lakukan untuk berjuang sehingga di umur 65 Tahun mimpi itu sudah benar-benar jadi nyata.
Di umur 30 Tahun, saya berusaha untuk menjadi wanita karir, mulai membuka sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa (EO) Otomotif. Saya tidak mau menyia-nyiakan waktu apalagi menyia-nyiakan gelar selagi masih ada kesempatan saya terus berjuang, tidak pernah putus asa, saya tetap kosentrasi pada impian sampai pada akhirnya hari demi hari mimpi itu menjadi nyata.
Saya sangat berterima kasih kepada Ayah dan Ibu yang sudah merawat dari masih dalam kandungan sampai saat ini. Dan juga Ayah yang tidak pernah mengenal lelah, selalu berjuang untuk menafkahin buah hatinya yang saat ini sudah sukses bahkan sudah memiliki pasangan hidup yang sangat menyayangi saya dan juga menyayangi keluaga saya. Dan sekarang saya akan berkata kepada orang Tua saya seperti ini, "Ayah dan Ibu, terima kasih banyak karena sudah berjuang buat saya sampai hari ini saya sudah sukses, dan sekarang saatnya saya yang akan berjuang untuk merawat Ayah dan Ibu." 

Di umur 25 Tahun yang saya lakukan untuk bisa mencapai impian saya yaitu, Membuka sebuah perusahaan di umur 30 Tahun. Namun apa langkah yang saya lakukan sehingga di umur 30 Tahun kedepan impian itu benar-benar menjadi nyata.
yang pertama adalah saya berusaha mengerti bagaimana pentingnnya sebuah "Pelayanan".
Ketika saya mengerti, saya mulai berfikir dengan talenta yang Tuhan berikan kepada saya. Dan saya menyerahkan hidup ini untuk dipakai Tuhan untuk melayani, memuji memuliakan nama Tuhan. Saya belajar untuk tetap setia dan taat akan Tuhan.
Yang kedua adalah saya bekerja di sebuah perusahaan walaupun bekerja di perusahaan orang lain, namun saya tetap setia melakukan pekerjaan yang sudah dipercayakan kepada saya.
Yang ketiga adalah saya melanjutkan pendidikan S2. Dan saya belajar menjadi mahasiswi yang selalu taat akan peraturan yang ada, belajar lebih sungguh-sungguh, tidak menunda-nunda tugas yang diberikan dan mendapatkan pencapaian nilai yang menyenangkan dengan IP 3,80.

Untuk akhir periode Tahun 2017 ini, lalu apa yang harus capai dan saya lakukan?
Diakhir periode 2017 ini saya ingin mendapatkan pencapaian nilai UAS Semester satu (1) dengan IP 3,70. Mungkin jika di pikir-pikir untuk mendapatkan target nilai segitu tidak gampang, tetapi saya punya Iman bahwa saya mampu mencapai nilai UAS yang menyenangkan. Tidak hanya punya Iman saja, saya juga mau belajar sungguh-sungguh, memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin, karena ketika kita sungguh-sungguh maka tidak pernah ada kata sia-sia.


Dari semua isi cerita diatas, saya juga memiliki sebuah VISI dalam hidup ini yaitu "Menjadi berkat bagi banyak orang"
Namun apa yang saya lakukan dengan Visi tersebut?

  1. menjadi penginjil kebenaran akan Kristus
  2. Berusaha membawa jiwa-jiwa yang hilang untuk lebih dekat dengan Tuhan atau lebih mengenal akan Tuhan lebih dalam lagi
  3. Membangun sebuah gereja dan perusahaan jasa
  4. Tetap setia untuk melayani Tuhan karena hidup ini adalah milik Tuhan
  5. Membantu orang yang lebih membutuhkan dan yang terakhir adalah saya akan membahagiakan orang tua saya.


Untuk Merencanakan Tujuan Hidup ini memang sulit, tetapi mari kita sama-sama belajar untuk berjuang. Semoga blog ini sangat bermanfaat bagi kita semua Tuhan memberkati 😇



Rabu, 13 September 2017

Reaktif dan Proaktif


Syalom teman-teman... hari ini saya mau sharing tentang Reaktif dan Proaktif.


apa sih itu Reaktif dan Proaktif? Hasil gambar untuk PROAKTIF DAN REAKTIF

Reaktif itu sangat berbeda dengan Proaktif

Reaktif adalah Sikap seseorang yang gagal membuat pilihan respon ketika mendapat rangsangan (stimulus) atau sifat cenderung, tanggap, atau segera bereaksi terhadap sesuatu yang timbul atau muncul.
ciri-ciri orang Reaktif adalah
  1. Mereka sering mengalahkan keadaan, kondisi dan pengkondisian untuk perilaku mereka
  2. Selalu marah kalau di hina karena mereka selalu memberikan tanggapan (respon)
  3. Gampang menyerah
  4. Selalu berkata "saya tidak bisa"
Sedangkan Proaktif adalah suatu keyakinan bahwa penyebab dan sumber tingkah laku berasal dari dalam diri kita sendiri atau sikap seorang yang mampu mengenali kesempatan dan memanfaatkanya sehingga menghasilkan perubahan ke arah yang lebih baik.
Ciri-ciri orang Proaktif adalah 
  1. Bertanggung jawab atas diri nya sendiri
  2. Berinisiatif untuk membentuk pribadi menuju suatu tujuan hidupnya
  3. Memberikan respon hasil dari pilihan sadar mereka.
  4. Tetap berfokus
  5. Tidak mau menyalahkan keadaan
Namun bagaimana dengan diri kita sendiri apakah kita orang yang Reaktif atau Proaktif?
Ketika saya baca dan memahami kalimat demi kalimat, saya menjadi sadar bahwa selama ini saya orang yang Reaktif. Karena ketika Pimpinan saya di tempat saya bekerja saya di pertanggung jawabkan dalam banyak hal dan salah satunya adalah membimbing anak PKL dan saya berusaha menolaknya (di sini saya memberi sikap Reaktif karna menolak tanggung jawab). Anak PKL itu ada yang nakal, ada yang bisa di atur dan ada juga yang memang benar-benar keras kepala dan saya merasa tidak bisa melakukan tanggung jawab itu, saya merasa saya tidak mampu menghadapi anak-anak seperti itu. Dalam hal ini tentu saja timbul suasana yang tidak nyama bagi saya sering membuat saya marah sehingga ketidak nyamanan ini sangat berpengaruh sekali dalam beraktivitas,entah bekerja maupun saat belajar. Dalam hal ini saya telah merespon stimulasi berdasarkan kondisi yang saya rasakan, karna saya langsung bertindak bahwa saya itu tidak bisa/tidak mampu. Ternyata saya orang yang gampang menyerah (hahahaha).

Saya juga mengamati orang di sekitar saya apakah orang itu Reaktif atau Proaktif. Saya mengamati seorang pimpinan saya ternyata beliau orang nya sangat proaktif. beliau sangat bertanggung jawab atas keputusannya sendiri. selalu memberikan respon yang positf dan beliau tetap fokus pada solusi bukan masalah.


Mulai dari sekarang marilah kita belajar menjadi orang yang Proaktif


Hasil gambar untuk jadilah proaktif

Dan yang terakhir, tetap menjadi pribadi yang proaktif sehingga tidak selalu menyalahkan diri sendiri, tidak ada lagi kata untuk harus menyerah. Demikian sharing dari saya semoga menjadi berkat bagi kita semua. Gbu