Kamis, 19 Oktober 2017

LEADER IN ME



how can i be a leader ?

 



Syalom teman-teman.. 
Saya Meiman Mahasiswi dari Universitas Kristen Wacana Krida (UKRIDA). Hari ini saya mau sharing kepada teman-teman tentang Leader In Me
Saya dari kecil (SD, SMP Bahkan sampai SMK), saya tidak pernah memikirkan yang namanya Menjadi Pemimpin itu seperti apa dan merencanakan apa yang mau dicapai untuk masa depan. semenjak saya kuliah di Universitas UKRIDA, ada matakuliah KEPEMIMPINAN KRISTEN. Saya sangat bersyukur kepada Tuhan karna saya di pertemukan dengan seorang dosen matakuliah Kepemimpinan Kristen Yaitu Ibu DAESY SANGER.

 


Ketika saya belajar matakuliah ini, saya di ajarkan bagaimana mejadi seorang yang Proactive, Merujujuk pada Tujuan Akhir, Mendahulukan Yang Utama, Berpikir Menang/menang, Berusaha Mengerti terlebih Dahulu Baru Dimengerti, Mewujudkan Sinergi Dan Asahlah Gergaji. Dari semua judul yang di ajarkan, semuanya sangat penting untuk bisa belajar bagaimana menjadi Pemimpin yang sukses.
Sebelum matakuliah ini berakhir, Dosen saya yaitu: Ibu Daesy memberikan kami kesempatan untuk tes Kepribadian. Namun hasil tes tersebut, ternyata saya tergolong tipe campuran yaitu C dan D. C lebih dominan dari D. 

C : Secara umum adalah senang bekerja sama, lambat bertindak, menghindari resiko,menerima apa adanya, tidak memerintah, tidak suka protes atau pasrah, mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan rasional, berorientasi pada pada tugas, bersikap formal dan kurang akrab, mandiri, tertutup dan displin. Sedangkan
D : Secara umum adalah Senang bersaing, cepat bertindak, berani mengambil resiko, menuntut sesuatu, senang memerintah, suka protes, mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan rasional, berorientasi pada tugas, bersikap formal cenderung kurang akrab, mandiri, tertutup dan berdisplin. 
Tipe ini dua-duanya saling membuat balance, ada Positifnya dan ada juga Negatifnya. 
Dari hasil tes di atas, saya mengakui bahwa saya adalah orang senang bekerja sama. Karena saya berpikir bahwa ketika saya bisa bekerja sama dengan orang lain, saya tidak pernah merasa terbeban sendiri dalam hal apapun yang akan saya hadapi. Saya senang menerima apa adanya, tidak pernah berkata bahwa semua yang terjadi adalah "SALAH" justru saya sangat bersyukur ketika Tuhan masih memberikan saya cobaan untuk membentuk kehidupan saya menjadi lebih baik. 

Saya orang yang suka mandiri, kenapa? 
karena di waktu saya masih kecil, orang tua saya mengajarkan saya banyak hal yang menurut saya sangat memotivasi diri saya untuk bisa meraih apa yang saya cita-citakan. Dari saya SD, SMP, SMK, saya tidak pernah menuntut orang tua saya membiayai sekolah saya. Bukan karena orang tua saya tidak mampu membiayai saya, tetapi saya ingin belajar mandiri dan berusaha untuk bisa melakukan apa yang bisa menghasilkan uang untuk biaya sekolah sendiri seperti deres karet, mengumpulkan buah kopi cokelat, Part time dan lain sebagainya. Bahkan sampai saat ini saya kuliah dengan hasil kerja keras sendiri. Saya melakukan itu semua, karena saya mau hidup berawal dari Nol, berusaha dari Nol dan jika nanti kelak saya jadi Pemimpin, saya ingin punya cerita yang luar biasa yang bisa memotivasi hidup orang lain baik itu adik-adik saya maupun orang-orang di selilingku.  

Dengan adanya pelajaran ini, saya sangat termotivasi dan banyak hal yang mengubah pikiran saya yang negatif menjadi positif. Saya baru mengerti bahwa hidup ini harus di asah terlebih dahulu dan memiliki kemauan untuk bisa di bentuk sehingga menjadi orang yang berguna dan punya masa depan yang Jelas.

Saya percaya bahwa Tuhan punya rencana yang lebih indah dalam hidupku. 
Dan saya juga percaya jika saya nanti bisa Menjadi seorang Pemimpin. Namun yang harus saya lakukan dari sekarang adalah: Saya tidak pernah lupa bersyukur kepada Tuhan atas apa yang Tuhan karuniakan kepada saya, tetap setia Melayani Tuhan dengan talenta yang Tuhan berikan kepada saya untuk kemuliaanNya, bekerja keras dan tidak pernah menyerah atau putus asa, karena saya percaya jika Tuhan selalu memberikan saya jalan keluar di saat saya dalam kesusahan.

Terima kasih buat Ibu Daesy Sanger...
Saya sangat termotivasi dengan adanya pelajaran ini, saya berdoa dan berharap ibu akan melihat saya menjadi seorang Pemimpin di masa depan. Tuhan selalu memberkati Ibu dimana pun Ibu berada.

Thanks

Meiman Kristiani Dohona